HIMBAUAN
Himbauan kami kepada ODHA :
-
Jangan
mengkonsumsi kopi, karena kafein dalam kopi dapat mempercepat
denyut jantung sehingga
mengganggu virus didalam darah dan membuat
virus semakin aktif merusak sel-sel
di dalam darah.
- Hindari mengkonsumsi santan, alkohol, buah anggur dan durian.
-
Mengkonsumsi
makanan yang higienis dan bergizi terutama yang menghasilkan
protein tinggi.
-
Hindari polusi
udara (tinggal di daerah yang sejuk).
- Berjemur
di panas matahari pagi minimum 15 menit.
-
Untuk ODHA yang akut (kritis), kami menganjurkan untuk menambah darah
(transfusi darah minimal 500 cc) untuk menyambung nyawa.
-
Bagi anda yang
merasa berprilaku buruk, sebaiknya anda memeriksakan diri
anda secepatnya.
Karena lebih baik melakukan pencegahan daripada
pengobatan.
Dan jika kita lebih
dini mengetahui bahwa kita terinfeksi,
biaya pengobatan lebih
minim dan waktu pengobatannya juga tidak terlalu lama.
- Hindari
mengkonsumsi makanan dan minuman yang berpengawet.
- Mengkonsumsi makanan dan minuman dalam keadaan hangat, jangan minum air
dingin.
- Tidak melakukan hubungan seks, onani ataupun masturbasi. Walaupun anda
menggunakan kondom, karena kondom bukan jaminan anda tidak menularkan
virus. Tubuh anda sangat membutuhkan kalori dan protein dalam jumlah besar,
jadi jangan dibuang sia-sia.
-
Bila ada ODHA
yang meninggal sebaiknya jangan disentuh, karena bisa
menimbulkan resiko
penularan. Karena sesuai dengan pengalaman kami,
dikelopak matanya (yang putih)
muncul gumpalan-gumpalan kecil berwarna
hitam, itulah virus yang sedang mencari
jalan keluar dari darah dan kelenjar.
Sebaiknya ODHA tersebut dibungkus plastik.
-
Sebaiknya ODHA
dan keluarganya memberitahukan status mereka (HIV Reaktif)
kepada pihak medis,
jika ingin melakukan operasi atau pemeriksaan lainnya.
Hal ini sangat berguna
dan penting sekali agar pihak medis tidak salah dalam
menganalisa dan melakukan
tindakan. Terutama bagi pihak wanita yang
terjangkit HIV/AIDS yang ingin
melahirkan. Agar tidak terjadi penularan kepada
pihak lain.
Makanan tambahan yang dianjurkan bagi ODHA :
- Bubur kacang hijau dicampur dengan gula merah (lebih baik gula merah aren).
- Telur ayam kampung minimal 4 butir sehari.
- Telur bebek 1 butir sehari.
- Madu, minimal 3 sendok makan sehari.
- Susu, minimal 2 gelas sehari.
Himbauan kepada Medis
1. Lebih teliti dalam menganalisa
suatu penyakit
Sebaiknya
dalam menangani pasien, pihak medis terlebih dahulu menganalisa kondisi pasien
secara mendetail. Terutama dalam mengambil tindakan. Periksalah terlebih dahulu
darah si pasien secara lengkap.
Hal ini sangat penting dilakukan karena
dilapangan, banyak kami temukan kesalahan tindakan yang dilakukan para medis.
Sebagai contoh, di salah satu Rumah
Sakit di Tangerang, pihak medis langsung mengambil tindakan mencabut ventilator yang terpasang pada pasien
HIV/AIDS dengan alasan bahwa harapan
pasien tersebut sudah tidak ada lagi. Pihak keluarga pasien kebingungan dengan
tindakan yang dilakukan pihak medis tersebut.
Akhirnya kami menganjurkan kepada pihak
medis untuk melakukan transfusi darah secepatnya dan memasang kembali ventilator.
Akhirnya setelah transfusi darah, pasien tersebut tetap bertahan hidup dan
akhirnya sembuh.
Contoh berikutnya, pada salah satu rumah
sakit di Ngawi (Jawa Tengah). Pihak medis melakukan operasi tumor otak terhadap
pasien tanpa mengetahui terlebih dahulu bahwasanya pasien tersebut terjangkit
HIV/AID (pasien tidak mengetahui bahwa dirinya terjangkit HIV/AIDS). Setelah
operasi, kondisi pasien tersebut bukannya membaik malah makin memburuk dan
akhirnya tidak tertolong lagi. Akhirnya pihak medis melakukan pemeriksaan darah
pasien yang sudah meninggal tersebut dan ternyata pasien tersebut pengidap
HIV/AIDS.
2. Informasi yang akurat dan
menyeluruh
Kami sangat mengharapkan kepada Ikatan
Dokter Indonesia agar semua
informasi mengenai HIV/AIDS benar-benar diketahui oleh pihak medis di seluruh Indonesia.
Jadi jangan hanya dokter spesialis
penyakit dalam saja atau spesialis tertentu saja yang mengetahui seluk-beluk
HIV/AIDS. Baik dari segi penularan dan
penanganannya serta pencegahan yang harus dilakukan.
Untuk informasi
selengkapnya hubungi :
Lembaga Swadaya Masyarakat TWO S
Jl. Aster Blok C3 No 21 Rt 04/05 Perumahan SKU Tambun, Bekasi
(021) 97224454 - 0813 8505 6627
email: lsmtwos@yahoo.com
